Tips Membedakan Ikan Asin Yang Berformalin

Tips Membedakan Ikan Asin Yang Berformalin

Ikan asin adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam. Dengan metode pengawetan ini daging ikan yang biasanya membusuk dalam waktu singkat dapat disimpan di suhu kamar untuk jangka waktu berbulan-bulan, walaupun biasanya harus ditutup rapat.

ikan asin

Salah satu kesukan iklan asin saya adalah ikan talang, wih rasanya ini loh bikin lidah terasa gimana gitu pokonya enak deh kalau lagi makan pakai ikan ini. Ikan asin berbeda beda jenisnya dan namanya, tentunya juga memiliki rasa yang berbeda di setiap ikannya.

Tapi, kali ini kita membahas mengenai bagaimana membedakan ikan asin yang tanpa formalin dan yang pakai formalin. Yang belum bisa membedakannya kalian bisa baca di bawah ini ya.

Tips Membedakan Ikan Asin Yang Berformalin

  • Warna

Ikan asin alami punya warna kusam, kecoklatan dan tidak bersih. Berbeda yang mengandung bahan formalin akan tampak bersih dan lebih terang warnanya. Ini karena bakteri tidak suka hidup di daging yang ada bahan kimia tersebut.

  • Lalat tidak suka

Lalat pun tidak suka hinggap di ikan asin yang berformalin. Jika Anda perhatikan tak ada satu pun lalat yang ada di dekat ikan asin itu, padahal di sisi lain ada ikan asin yang dihinggapi lalat, maka pilihlah yang ada lalatnya.

  • Baunya

Bau ikan asin yang berformalin berbeda dengan ikan asin alami. Aromanya tidak terlalu amis dan tidak seperti bau ikan asin biasanya. Malah kadang tak tercium bau khas ikan jika dicermati dengan baik.

  • Tekstur

Tekstur ikan asin alami akan lebih rapuh dan mudah hancur. Sebaliknya yang mengandung bahan kimia akan lebih alot dan tidak mudah disobek.

 

Share This Post

Post Comment